Medikasi maternal
|
Efek yang dilaporkan pada janin atau neonatus
|
ANALGESIK
| |
Indometasin (Indosin)
|
Memperpanjang gestasi pada neonatus, digunakan untuk menutup duktus arteriosus yang paten.
|
Narkotik
|
70% kadar maternal, kematian, depresi, bradikardi, hipotermia
|
Salisilat
|
Kematian in utero, hemoragik, metomoglobinemia, kapasitas ikatan albumin menurun, intoksikasi salisilat, kelahiran sulit, pemanjangan masa gestasi.
|
ANESTESIA
| |
Konduksi
|
Efek tidak langsung hipotensi maternal, kematian, asidosis, bradikardia, depresi miokard, hipotensi janin, metamoglobulinemia
|
Paraservikal
|
Metamoglobulinemia, asidosis janin, bradikardia, depresi neurologi, depresi miokard
|
ANTIKOAGULAN
| |
Koumarin
|
Kematian janin, hemoragik, kalsifikasi
|
AGENS ANTIKONVULSAN
| |
Barbiturat
|
Iritabilitas dan gemetar 4-5 bulan setelah lahir, hemoragik, penginduksi enzim.
|
Fenitoin dn barbiturat
|
Malformasi kongenital, celah bibir dan celah palatum, penyakit jantung kongenitl (CHD), anomali SSP dan anomali skelet, gagal pertumbuhan, hemoragik
|
ANTIMIKROBIAL
| |
Amfisilin
|
Semua anti mikroba menembus plasenta, menurunnya kadar estriol plasma dan urine ibu
|
Kloramfenikol
|
Menembus plasenta tanpa ada efek yang dilaporkan,mengganggu bitotransformasitolbutamida, fenitoin, biohidroksikoumarin (mis, hipoglikemia dapat terjadi bila digunakan dalam bentuk kombinasi)
|
Klorokuin
|
Kematian, tuli, dan hemoragi retina
|
Eritomisin
|
Cedera hepatik mungkin terjadi
|
Nitrofurantoin
|
Anemia megaloblastik,
|
Novobiosin
|
Hiperbilirubinemia
|
Streptomisin
|
Kadar terapeutik dicapai, tuli saraf
|
Sulfanamid
|
Ikterus, anemia hemolitik, kemikterus, retardasi pertumbuhan, trombositopenia transfer melalui plasenta setelah usia gestasi 4 bulan, hipoplasia enamel, pertumbuhan tulang tertunda, katarak kongenital
|
ANTITUBERKOLOSIS
| |
Isoniazid
|
Kadar darah toksis pada janin, tidak ada efek yang dilaporkan, ibu harus diberi suplemen piridoksin
|
Piridoksin
|
Lihat vitamin
|
AGENS HEMOTERAPEUTIK KANKER
| |
Aminopterin
6-merkaptopin
Metotreksat
|
Aborsi, anomali kongenital (trimester pertama), kombinasi obat-obatan yang berbahaya terhadap janin, malformasi kranium dan skelet, hidrocepalus, efek jangka panjang yang diragukan seperti pertumbuhan somatik yang lambat, agenesis ovarium, menurunnya mekanisme imun.
|
AGENS KARDIOVASKULER
| |
Digitoksin
|
Transfer melalui plasenta, tidak ada efek yang dilaporkan
|
Propanolol
|
Efek tidak langsung penundaan dilatasi servikal
|
INHIBITOR KOLINESTERASE
| |
Menghisap rokok
|
Gejala seperti miastenia selama 1 minggu, kelemahan otot pada 10%-20% bayi, efek ekuivalen dengan jumlah rokok yang dihisap, meningkatnya insiden bayi lahir mati, berat-lahir rendah, efek pada pertumbuhan somatik dan perkembangan mental dimasa yang akan datang, reduksi transfer oksigen ke janin.
|
DIURETIK
| |
Amonium klorida
Tiazid
|
Asidosis janin dan maternal, trombositopenia, hemoragik, hipoelektrolitemia, konvulsi distres pernafasan, kematian, hemolisis
|
PENYALAGUNAAN OBAT (BIASANYA OBAT YANG DIKONSUMSI BNYAK )
| |
Alkohol
|
Kadar dalam darah sama dengan kadar dalam darah ibu; konvulsi, sindrom putus zat, hiperaktivitas, menangis, iritabilitas, refleks menghisap buruk, berat lahir rendah; celah palatum, malformasi oftalmik, malformasi ektremitas dan jantung ; panampilan mental yang buruk, mikroensefali, kecil untuk usia kehamilan, defisiensi pertumbuhan,
|
Barbiturat
|
Gejala putus zat, konvulsi, awitan segera lahir atau pada usia 2 minggu
|
Kokain
|
Abrupsio plasenta, persalinan praterm
|
“ice”-metamfetamin
|
Persalinan praterm, IUGR, pola tidur abnormal, pemberian makanan yang buruk, tremor, hipertonia
|
LSD (lysergic acid diethylmide)
|
Kromosom pecah, anomali skelet dan ekstermitas
|
Narkotik
heroin
|
Kecil untuk usia gestasi, 4 %-10% mortalitas, hibituasi, gejala putus zat, konvulsi, sindrom kematian, bayi mendadak, (SIDS), efek tidal langsung komplikasi, maternal, (mis, infeksi, hapatitis, STD, )efek peramanen pada pertumbuhan somatik,
|
HORMON
| |
Androgen
|
Fusi labioskrotum, sebelum minggu ke 12 setelah 12 minggu, pembesaran falus, anomali lain, meningkaynya bilirubin, kanker vagina, celah bibir dan platum, fistula dan atresia, trekeoesofangeal, kanker prostat, testis, dan kandung kemih,
|
Kortikosteroid
|
Infusisiensi adrenal, celah palatum, bayi kecil untuk usia gestasi,
|
Agens ovulasi
|
Anensefalus, kelainan kromoson pada obortus, kelainan multiple
|
OBAT-OBATAN PSIKOTROPIK
| |
Diazepam (Valium)
|
Kadar janin tinggi; hipotonia, refleks menghisap buruk, hipotermia, resusitasi meningkat, kelahiran yang dibantu, meningkat; terkait dengan dosis.
|
Litium karbonat
|
Kadar serum neonatus mencapai rentangtoksik pada orang dewasa; letargi; nondisjunction kromosom.
|
RADIASI
|
Mikroensefalus, retardasi mental, banyak efek yang tidak diketahui, nondisjunction kromosom
|
SEDATIF
| |
Barbiturat
|
Apnea, depresi, depresi EEG, menghisap yang buruk, peningkatan berat badan yang lambat; konsentrasi obat di otak; penginduksi enzim, kadar bilirubin lebih rendah.
|
Bromida
|
Gagal bertumbuh, letargi, dilatasi pupil, dermatitis, hipotonia, efek pada perkembangan mental
|
Magnesium sulfat
|
Kadar darah neonatus tidak berkolerasi dengan kondisi klinis; depresi pernafasan, hipotonia, konvulsi, kematian; transfusi tukar mungkin dibutuhkan.
|
Paraldehid
|
Apnea, depresi
|
Talidomid
|
Pemberian antara hari ke-34 sampai ke-50 gestasi menyebabkan fokomelia, malformasi korda, angioma wajah, CHD, stenosis usus halus, defek mata, tidak ada apendiks
|
TOKSIN
| |
Karbon monoksida
|
Lahir mati, kerusakan otak sama dengan yang terjadi pada kondisi anoksia
|
Logam berat
| |
Arsenik
|
Terkonsentrasi di otak
|
Air raksa
|
Parlisis serebral, retardari mental, konvulsi, gerakan involunter, penglihatan mengalami defek, ibu asimtomatik
|
Timah
|
Aborsi, retardasi pertumbuhan, anomali kongenital
|
Naftalen
|
Hemolisis
|
VITAMIN
| |
Adan D
|
Anomali kongenital
|
K (analog larut-air)
|
Ikterus, anemia, kernikterus
|
Piridoksin
|
Kejanh akibat putus obat
|
Rabu, 06 April 2011
obat" yang mempengaruhi janin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar