Jumat, 04 Februari 2011

Adakah "Cinta" dalam hati kita?

Surat terbuka untuk para wanita >> Sayyid Qutb & Umar Tilmasani

- Pernahkah kita dengan terpaksa, harus menanggung duka karena ulah orang lain?
- atau terbebani "kesabaran" atas kesalahan orang lain?
kadang kita juga membebani diri dengan lelahnya kedengkian terhadap orang lain.. dan tanpa disadari,, waktu kita habis tercuri oleh hal-hal yang sepele seperti hanya untuk mengawasi dan memikirkan kesalahan orang lain.

Sebenarnya,, semua itu bisa membebani kita, karena ternyata benih-benih cinta dan kebaikan tidak tumbuh dengan baik dan sempurna dalam jiwa kita.
Kita selalu khawatir dengan orang lain karena kepercayaan dalam kebaikan masih kurang dalam lubuk hati kita..
sebenarnya,, kita juga ga perlu menjilat-jilat atau merendah-rendah pada orang lain, karena pada saat itu kita benar-benar melakukan suatu kejujuran dan keikhlasan.
karena dengan cinta di hati kita, sebenarnya kita ingin menggali dan menemukan ciri-ciri kebaikan yang tersembunyi dalam lubuk hai orang lain. Kita tidak dapat melihat kebaikan orang lain, kecuali apabila bibit-bibt cinta sudah bersemi dalam lubuk hati kia. dan itu berarti sama dengan kita membebaskan diri
diri dari berbagai beban dan penderitaan...

2 komentar: